Rumahku Puaanjang dan Lebar
Di posting oleh kanglurik tanggal 02 Aug, 2009, kategorinya Blog competition
Hanya bilik bambu tempat tinggal kita
Tanpa hiasan, tanpa lukisan
Beratap jerami, beralaskan tanah
Namun semua ini punya kita
Memang semua ini punya kita, sendiriHanya alang-alang pagar rumah kita
Tanya anyelir, tanpa melati
Hanya bunga bakung tumbuh di halaman
Namun semua itu milik kita
Memang semua itu milik kita,sendiriLebih baik disini, rumah kita sendiri
Segala nikmat dan anugerah yang Kuasa
Semuanya ada disini
Rumah kita
Rumah kita
ada di siniHaruskah kita beranjak ke kota
Yang penuh dengan tanya???
Tau lirik lagu diatas??? Kebangeten kalo sampeyan sampai ga tau. Tapi kalo sampeyan jawab judul lagunya itu “rumah kita” yang dinyanyikan oleh God Bless berarti jawaban sampeyan benar. Sebagai apresiasi kanglurik, maka sampeyan pantas mendapatkan piring cantik bergambar kanglurik yang tentunya akan menambah selera dan nafsu makan sampeyan
. Mau???
***
Begini, mari kita merenung dan berfikir sejenak tentang rumah dan kehidupan. Sebagian besar dari kita mungkin banyak yang mengidam-idamkan sebuah rumah yang mewah, besar, ada kolam renangnya, dan garasinya cukup untuk mobil 4. Tetapi semua itu hanya menjadi mimpi dan hilang jika kita nggak punya uang. Rumah memang sangat penting perannya bagi keluarga yang tinggal didalamnya. Tumbuh kembang anak akan membuat rumah menjadi lebih ceria dan hidup.
Seenak-enaknya kita tinggal memang di rumah sendiri. Tinggal dirumah sendiri bisa dikatakan bagai tinggal di istana karena keceriaan dan kebersamaan selalu hadir dari setiap anggota keluarga. Walau rumah kita hanya terbuat dari kayu yang udah dimakan rayap, walau atapnya bocor kalo hujan atau hanya beralaskan tanah. Semua harus disyukuri.
Ketika masih kecil doeloe kanglurik inget betul bagaimana rasanya hidup sebagai kontraktor (baca : ngotrak rumah) beserta bapak ibu dan kakak. Susah memang menjalani hidup di rumah petak dengan dinding dari gedhek (baca : bambu yang disulam) serta hanya beralaskan tanah
.
Kontrakan yang kanglurik dan keluarga tempati jadi satu dengan yang punya rumah, pemiliknya bernama Mbah Marto. Rumah beliau besar karena memang salah satu orang terkaya di Desa Walang Sukoharjo. Semenjak saat itu kanglurik memimpikan kalo udah besar nanti memiliki rumah yang besar yang puaanjang dan lebar
. Alasannya simple aja, rumah luas itu simbol dari orang kaya.
Sekarang kanglurik udah gede, udah kuliah juga jadi bisa mencoba untuk berfikir realistis tetapi tetap optimis. Rumah impian yang kanglurik impikan adalah rumah yang terbuat dari kayu dengan ruangan yang pas-pasan. Pas mau ngumpul diruang keluarga, udah siap ruangnya. Pas nrima tamu, ruang tamunya juga ada. Pas mau kerja, ruang kerja juga tersedia. Pas mau sholat berjamaah, ada ruang nya.
Alasan utama kanglurik milih kayu karena rumah kayu kesannya asri, kalo panas nggak panas kalo dingin nggak dingin. Itu yang kanglurik rasakan kalo lebaran di rumah kakek baik di Sragen dan Wonogiri. Kedua-duanya masih pake kayu dindingnya. Selain itu, kayu juga bersifat organik seperti manusia. Kayu itu hidup, dapat berubah warna, dapat lapuk juga .
Ruang keluarga adalah sumber keceriaan kanglurik beserta keluarga kelak. Ruang keluarga harus luas dengan ornamen-ornamen pelengkap seperti televisi, komputer, lukisan, photo kenangan dan lain-lain yang penting sesuai dengan kebutuhan.
Di ruang keluarga kanglurik tekankan tidak adanya sofa atau meja. Kanglurik ingin membiasakan bahwa kedudukan kanglurik dengan anak-anak nantinya sama kalo diruang keluarga. Misalnya nanti anak ngajak main PS, karambol atau main poker ya ikutan. Biar suasana dirumah itu nyaman dan hidup. 
Halaman rumah, kanglurik ingin punya yang luas. Kenapa??? Karena kanglurik senang berolah raga di ruangan terbuka jadi bisa bermain dengan anak dan istri, sepak bola misalnya
. Selain itu halaman juga harus ijo royo-royo dan rindang serta ada kolam ikan dilengkapi air tejun buatan. (marug ya???) Ini untuk menimbulkan efek alam yang ingin kanglurik ciptakan.
Ada satu pohon yang mesti ada di halaman kanglurik yaitu “wit talok” (pohon kersen). Kanglurik punya banyak cerita dengan pohon ini. Waktu SD doeloe tiap selalu nangkring diatas pohon kersen ini sambil memetik buahnya dan langsung disantap diatas pohon. Nikmat rasanya.
***
update :
Oiya ada ide dari temen kanglurik yang anak ini rajin ke masjid (sebenere kanglurik juga rajin, tapi kadang telat), Setelah membaca postingan ini kemaren dia berkata :
temen : ” Mas, kok cuma pokeran ama maen ps sih yang diajarin ke anaknya??? ntar gimana jadinya???
kanglurik : ” Yaaaa….” *tersenyum*
temen : ” mas ary kan sering juga ke masjid, mbok di bangun masjid mas atau mushola gitu mas. anak nya kan juga bisa latihan nantinya”
kanglurik : ” boleh juga tuh…”
” Lagian belum tentu masjid deket ma rumah ya… ” *ide yang bagus… *
Perkacapan singkat ini membuat kanglurik berfikir dalam hati . Gimana nanti kalo rumah kanglurik nggak deket ama Masjid. Gimana kalo nak kanglurik nanti hanya maen PS atau ngenet mlulu. Lebih baik dibangun ruangan khusus untuk tempat sholat berjamaah sekeluarga. Bisa berupa langgar atau mushola. Trimakasih udah di ingetin ya temen. Inilah gunanya temen, bisa mengingatkan demi kebaikan.
Cukup ini doeloe cerita rumah impian kanglurik
. Semoga bisa terlaksana. Amin…
Tulisan ini dalam rangka ikut kontes blog “Rumah Impian” yang diadakan oleh Propertykita.com, situs penyedia property (jasa penjualan rumah dsb) di kota-kota besar di Indonesia secara online. Banyak fitur-fitur yang disediakan oleh propertykita.com misalnya ada Menu Beli, Sewa, Jual, Renovasi dan Info Kawasan.
Selain itu ada daftar listing yang menampilkan info rumah lengkap dengan deskripsinya. Ada juga artikel panduan yang diampu oleh safir senduk. Komplit dah menu propertykita.com dan pantas dijadikan acuan untuk yang pengen beli, sewa atau jual property.
Salam hormat,





August 5th, 2009 on 11:57 pm
Betul dunk… Rumah impian selalu menghadirkan keceriaan bagi penghuninya…
August 6th, 2009 on 1:07 am
Wis pokokny tak dukung kang ..
biar dapet bonus rumah dari proprtykita dotcom.
jangan lupa rumah bilik bambu..
seprei yg lurik..
ordeng lurik..
sarung pastilah lurik juga to..?
yo wiss… RUMAH KITA..
monggo mas… !!!
http://www.youtube.com/watch?v=YbDrtansano
August 6th, 2009 on 5:28 am
Wah trimakasih ditambahin video nya “Rumah Kita”…
Makasih embun777
August 6th, 2009 on 9:21 am
wow, ikt kontes toh
semoga sukses kang :D
August 6th, 2009 on 10:56 am
Ini postingannya yang panjang dan lebar.. :lol:
Semangat!!!
Salam KBM
August 6th, 2009 on 12:22 pm
wah jadi pengen juga yang panjang panjang……
August 6th, 2009 on 10:51 pm
lebih enak lagi kalo rumah kayu gratisan he he he
August 7th, 2009 on 7:57 am
nyebeliinnn!!! kok sama pinginnya?? saya pun pingin banget rumah kayu, malah klo bisa rumah dalam sebuah pohon alias rumah pohon. lalu di depannya ada dua garasi, yg satu buat mobil, yg satu buat perpustakaan kecil dan temapt bimbel kecil2an anak2 di lingkungan sekitar rumah. jadi nanti anak2 di lingkungan RT saya gak main PS mulu, tapi mainnya ke rumah saya, baca buku dan belajar bersama. tidak dipungut biaya alias gratis. oia, utk mendukung kenyamanan rumah ini, maunya gak ada di area jadebotabek! mungkin di pedesaan yg cukup modernis, tp asri dan tenang dan desa bgt suasananya. hmmm…. pengen cepet punya rumah sendiri. berlantaikan kayu dan tanah, beratapkan kayu juga, tp ttp minimalis dan modern. intinya rumah yg sederhana ajah, tapi canggih di dalem. hohooo… amin, ya Allah!! :)
August 7th, 2009 on 1:58 pm
SALAM CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG ‘TUK SAHABATKU TERSAYANG
I LOVE YOU PHUUUUUUULLLLLL
August 7th, 2009 on 2:01 pm
OOOO.. HAHAHAHA.. DI KIRAIN ORANG SUNDA ..
SALAM SAYANG
August 7th, 2009 on 10:31 pm
Tapi saya gak suka kalo terlalu luas.
Ribet ngerumatnya…
(dasar males)
August 8th, 2009 on 6:51 am
Wah,semoga sukses dg lombanya ya kang.
August 8th, 2009 on 8:02 pm
sukses mas…, tapi mao usul neh…, tambahin ruang musholla dong biar balance tuh rumah…., n sejuk…. oleh suasana agamis…, hehehe…. (sok tau banget yakkk) n anak2nya jgan malah disponsorin maenan poker…, PS n laen2 yang sejenisnya ntu…, yah yang laennya lah seperti barantem, beladiri, … biar lebih ekstreeemmmm, hahaha…,
yo wessss….., salam sukses…,
August 9th, 2009 on 10:07 am
hihi.. rame amat yang ngikut nih kontes
August 9th, 2009 on 4:40 pm
Lagu rumah kita itu juga lagu kesukaan saya.. salam kenal.. :-)
August 9th, 2009 on 5:23 pm
salam kunjungan dari hamba Allah yang hina dina ini… ;)
August 10th, 2009 on 3:47 pm
i think it’s a good idea.,
realized it Mr. Lurik.,
August 10th, 2009 on 9:03 pm
rumah kita???
mak nyuzz tenan :-)
August 13th, 2009 on 10:33 am
aKang….apa yang inginkan dan harapkan,,semua akan dapat terwujud apabila kita senantiasa berdoa dan berusaha.
“Nothing is imposible”
terus terang,,d’phike juga pernah punya impian punya rumah yang panjang dan lebaaaaarrrr tapi bedanya ma aKang,,temboknya bukan dari kayu tapi kaca,hehehehe….
but now,,d’phike lebih pengen rumah yang sederhana tapi selalu ada kehangatan di dalamnya..
ohh totweet…..hihihihi^^
August 13th, 2009 on 2:59 pm
AMin… moga tercapai ya cita-cita kita….
Rumah kaca bisa bikin efek rumah kaca dek… panas juga.. nggak private…
Kalo rumah sederhana gampang dek… bikin dari gedhek… :D
August 13th, 2009 on 4:03 pm
wew… sangat imajinatif… :D
August 13th, 2009 on 7:42 pm
trimakasih mas…
August 16th, 2009 on 1:09 pm
tambah sip ae ry…
tak dukung lan tak doakan wes…
hehe…
eh lek arep upload file2 nang blog piye carane?? misal pdf. dll.
ra ngerti aku..maklumlah beginner…
hehe..
August 26th, 2009 on 10:16 pm
setiap orang memiliki rumah idaman masing-masing. meskipun saya pun memiliki impian yang muluk dengan rumah yang besar dan mewah full teknologi. dimana semua perangkat terhubung ke komputer dan internet. tapi ya sekedar khayalan. yang terpenting bagi saya rumah itu nyaman dan sehat untuk ditempati sekeluarga. keluarga kecil, bahagia dan cukup lahir batin itu saja.
oia ditunggu komentar berkualitasnya juga dalam tulisan ‘Rumah Impian…’.cheers..
April 1st, 2010 on 12:10 am
seru dong panjang lebar,.. bisa maen petak umpet di sana,..heheheh