Miyabi, Antara Dicaci dan Dinanti
Di posting oleh kanglurik tanggal 07 Oct, 2009, kategorinya Report

Minggu lalu memang banyak hal yang terjadi di negri Indonesia yang kita cintai ini
. Semua hal yang terjadi selah-olah selalu menghiasi pemberitaan baik oleh media televisi, koran maupun internet oleh situs berita ataupun blogger.
Mulai berita gempa bumi 7,6 SR yang meluluhlantakkan Padang dan sekitarnya
hingga perceraian kontroversial Dewi persik dan Aldi Taher. Dan satu berita yang lagi hot-hotnya adalah kedatangan miyabi ke Indonesia. Taukan miyabi??? Masa’ nggak tau??? Ahh masa’??? capek deh
.
Kanglurik kali ini ingin berbagi cerita kedatangan miyabi ke tanah air. Rencana kedatangan miyabi ke tanah air tidak lain dan tidak bukan adalah kesiapannya bermain peran dalam film yang di produksi oleh Maxima Picture dalam judul Menculik Miyabi.
Pertanyaannya : Kenapa harus miyabi??? Apakah masyarakat Indonesia ini sudah bosen dengan artis-artis Indonesia hingga harus impor dodo menthok artis dari jepang???
Jawabannya : Ini bisnis Bung!!! Dari segi bisnis memang sangat menggiurkan bisa mengontrak miyabi dalam sebuah film mengingat penggemar pemain asing yang satu ini sungguh luar binasa jumlahnya. Dalam artikel di detikhot yang kanglurik baca, pihak manajemen Maxima harus membayar 10 kali lipat bayaran artis Indonesia.
*Waooo, fantastis, Boombastisss, atisss*.
Mari kita bermain logika. Misalnya saja, bayaran artis Indonesia kisarannya 200juta. Berarti bayaran miyabi 2 eM. Ini aja film beneran, kalo film yang begono berapa ya???
Wah…wah…wahhhh. Astagrfirlloh…



Artis impor rencananya akan datang pada pertengahan bulan oktober ini dan segera melakukan proses syuting yang skenarionya ditulis si-Kambing jantan. Berbagai efek kedatangan Miyabi ke Indonesia pun ditanggapi beragam baik oleh masyarakat kita. Ada yang pro dan ada yang kontra.
Hal inilah yang mungkin dinanti oleh pihak Maxima. Dengan adanya pro
dan kontra
dikalangan masyarakat berarti akan ada publikasi secara gratis dan besar-besaran di media. Efeknya mereka bisa menhemat biaya dalam hal promo. *pelajaran yang bisa diambil : buatlah sensasi maka kamu akan terkenal*
Bagaimana dengan kalian??? Jadi bagian pendukung atau penolak???
Kanglurik sih menolak daripada ntar timbul bencana yang lebih besar
.
Salam hormat,

28 komennya post ini.
1 Trackback or Pingback for this entry
-
ABG Montok pake Obat Kuat
May 12th, 2010 on 2:28 pmABG Montok Pake Obat Kuat…
film menculik miyabi sepertinya bakal menjadi film terlaris bulan ini, setelah lulus sensor film, kini film itu sudah mulai diputar…
.
October 7th, 2009 on 1:48 pm
Pertamaxxx…
Dr pada datengin miyabi mendingan menggalang dana buat korban gempa di padang yah kang…
October 7th, 2009 on 1:49 pm
Pertamaxxx ga yaxxx..
Dr pada datengin miyabi mendingan menggalang dana buat korban gempa di padang yah kang…
Iya pertamax sampeyan… yang penting bukan petronak….
Bener banget tuh,,, Galang dana buat korban. Di kampus Kanglurik udah tuh….
October 7th, 2009 on 6:52 pm
Kalau mau buka-bukaan, toh artis Indonesia sudah banyak yg “makin” berani buka2an… :grin:
October 7th, 2009 on 6:58 pm
miyabi lagi miyabi lagi,,,ga ada tema lain apa yah buat para blogger cowo nulis artikel,,heran,,,,
October 7th, 2009 on 6:59 pm
cantik bening kaya dia juga kalo,,Allah bilang kunfayakun mati,,tetep aja mati,,,,
October 7th, 2009 on 8:11 pm
iya seh keknya murni masalah bisnis, miyabi sendiri atau maria ozawa di jepangnya hanya menempati peringkat nomer 9. Tapi di Indonesia jadi nomer satu bahkan webnya javidol bagian maria ozawa hits nomer satunya datang dari indonesia… :D
October 7th, 2009 on 8:54 pm
yg belum ada info itu kapan tekane miyabi ning kene? sepertinya BW kmna2 gak ada info juga. btw, nice themes kang. batik bgt
October 7th, 2009 on 10:12 pm
I Like Maria Ozawa but Not Miyabi ! lho ?, terserah aja deh kang, orang mau protes kek, mau suka kek. Jangan-jangan yang protes malah takut nggak kebagian.
October 7th, 2009 on 10:15 pm
Enak dong kalau bisa bersanding, apalagi bisa maen pelem sama-sama dengan miyabi. Tapi mimpi kali ya ?
October 7th, 2009 on 11:01 pm
Wah..saya sangat cepet mengharapkan pembuatan film tersebut..
Kaya apa toh hasilnya..
Dan antusias penonton nantinya.
Biarkan saja mereka bekerja..
Yang penting tidak mengganggu kita ..
October 7th, 2009 on 11:03 pm
Jadi penasaran juga Bozz..
Sama gak yah dengan Anda…?
October 8th, 2009 on 1:46 am
wah saya nulis ajalah tentang Miyabi :)
October 8th, 2009 on 2:21 am
MIYABI OH MIYABI
October 8th, 2009 on 2:56 am
kalo ke indonesia, silaken aja main pelem…. tapi kalo tar abis itu dirajam piye jal…. :D
October 8th, 2009 on 4:17 am
@andi, kalau pelem yang dibuat bukan pelem bokep kan nggak apa-apa.
October 8th, 2009 on 6:11 pm
ngintip kang lurik lagi akhhh…..
Kang acara 4M aja udah kena cekal tuh…..
October 8th, 2009 on 9:32 pm
kang eta si miyabi…???
weleh wedew … meuni geulis pisan nya’
October 8th, 2009 on 10:28 pm
btw, jdul postinganmu ini kayak judul artikel di NOVA, rik. btw,, maap juga baru bisa kunjungan balik nih yaa..
oia, aku mau nyanya kamu kenal sama Zahril Syafrizal Habibie tak? dia temenku di STAN. thx.. :)
October 9th, 2009 on 1:54 am
kenapa ya,kalo yang berbau bau jepang,kok aku suka yang seperti honda,suzuki ya?
October 9th, 2009 on 3:40 am
pasti miyabi bingung ntr maen pilemnya raditya dika, :D
biasanya kan dia maen pilem anu2 itu2 :D
October 10th, 2009 on 5:31 am
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll
October 10th, 2009 on 5:36 am
hehehehe.. TAMIYA…..
October 10th, 2009 on 6:56 pm
Wah,miyabi tuh sapa kang?
Duh saya masih polos neh..
Hehe
October 11th, 2009 on 5:51 am
ah saya mah bukan dua-duanya. cuma buat yg nolak belajar konsisten, berantas sekalian artis idnonesia yang jadi sasaran kucing garong. dan yang setuju, yah jangan sampe terinspirasi begitu bubar dari 21.
btw, tanpa miyabipun moral remaja sudah ancur. tapi memang bener seh, apalagi ada miyabi.
October 11th, 2009 on 5:44 pm
Biarlah tamu itu datang ke negeri kita yg indah, asal jangan membuat ” keonaran” krn tamu juga hrs menghargai aturan yg ada di tempat tuan rumah.
Salam.