Jalan Tidak Selalu Lurus
Di posting oleh kanglurik tanggal 14 Oct, 2009, kategorinya Curhat
Jalan hidup memang nggak selalu lurus. Ada kalanya jalan itu naik, ada kalanya juga jalan itu turun. Tidak menutup kemungkinan juga akan berkelok-kelok dan tidak akan pernah lurus!!! Tapi yakinlah bahwa ALLOH punya rencana yang lebih baik.

Pengumuman itu segera kanglurik download ketika diberitahu kalo pengumuman IP telah keluar. Rasa dagdigdug dalam hati kanglurik rasakan ketika membukanya di laptop. Deeg Deg… Deeg deg… Perasaan takut itu semakin keras dan semakin keras. Segera mungkin kanglurik cari namanya dan …
Astagfirlloh tidak ada. Apakah ini semua artinya??? Apakah hal yang kanglurik takutkan akan terjadi??? Apakah yang diomongin mas ery semalem menjadi nyata???
Kanglurik segera mendownload pengumuman satunya yang dilink-nya tertulis daftar mahasiswa tidak lulus. Semakin keras jantung ini berdetak dan…
Tiiiiidaaaaaaaaaaaaaaak!!!!
ya Alloh, DO!!!
*drop out*
Lemes… Sedih… Perasaan yang kanglurik rasakan. Keceriaan sehari sebelumnya hilang bersama terbenamnya sang mentari hari itu. Kelam rasanya… Apa yang harus kanglurik lakukan???
Keceriaan yang kanglurik rasakan ketika dinyatakan lulus dari STAN 2009 memang harus disyukuri. Namun, semua itu hanyalah sesaat. Melihat pengumuman IPK adek kelas kanglurik, rasa bahagia itu berubah menjadi kesedihan. Adek kelas kanglurik harus “DO” dari STAN. Apalagi kanglurik juga deket ama dia.
Di Paspilo, ketika kanglurik menjabat sebagai ketua dia juga aktif dan supel. Hingga sekarang pun tetap demikian. Nggak pernah mbeda-mbedain temen. Setiap kegiatan dia juga ikut. Bahkan ketika Paspilo mengadakan seleksi lomba Akuntansi tingkat Jateng di Pati, kanglurik satu rombongan dengan dia bertugas disana.
Kami berempat berangkat dari Solo jam 2 siang dan tiba di Pati jam 5. Perjalanan ke Pati memang tidak mulus. Di jalan ada pemeriksaan kendaraan, motor kanglurik ketilang. Ternyata motor yang kanglurik pake, nggak di Pajakin selama 2 tahun lebih. Gilaaaa…. Motor ini motor kakak kanglurik jadi mana tau kalo motor ini lupa nggak dipajakin.
Pengalaman kerja bareng di Pati memang nggak bisa dilupakan. Kami selalu kerja bareng. Masang spanduk bareng. Makan dan Kelaperan juga bareng. Waktu pulang dari Pati pun kami kehujanan bareng di daerah gemolong Sragen.
Tahun ini seharusnya kanglurik dan yang seangkatan aja yang keluar dari STAN, dia nggak perlu “ikut”. Harusnya dia masih satu tahun lagi menyeleseikan pendidikannya di STAN.
Sebagai orang yang dituakan di Paspilo, kanglurik bersama vike, pandam dan damash mencoba menghibur dengan mendatangi ke kosannya. Keceriaan yang selama ini terpancar dari raut wajahnya berubah menjadi sebuah kesedihan.
Bicaranya tidak pernah keras lagi. Pelan-pelan dia selalu berkata. Menjawab pertanyaan dari kami pun, dia kadang tertunduk. Melihat ini semua, sebenernya kanglurik nggak bisa. Tapi ini semua telah terjadi. Secarik kertas pengumuman telah merubah jalan hidupnya. Merubah keceriaannya. Merubah cita-citanya.
Buat si-Dia, tetaplah semangat. Ingat hidup akan terus berjalan dan tidak akan berhenti hingga malaikat pencabut nyawa datang. Alloh menegur kita semua lewat hal ini. Jangan sampai kita kalah dalam menjalani hidup. Kita harus menjadi Pemenang!!!
STAN bukanlah segalanya!!! Masih banyak jalan menuju kesuksesan. Saatnya untuk Bangkit!!! Dan jangan jatuh untuk kedua kalinya!!!
Gudlak Boy… Kami semua mendukungmu… Paspilo Sedulurmu.
Sepenggal kisah di Pati yang nggak bisa dilupakan :




October 14th, 2009 on 11:46 am
Buat temen kanglurik :
Jangan pernah Menyerah dengan keadaan!!! Tetep Semangat.
Paspilo Sedulurmu!!!
[img]http://1.bp.blogspot.com/_ygifIEnnhbI/SIyMoatNqaI/AAAAAAAAAFI/heABsW-7Py4/s320/teamwork.jpg[/img]
October 14th, 2009 on 12:49 pm
* sedih..speechless..*
asli aku bingung ry,, sedih mau komen gimana.. tapi akhirnya kupikir gak ada guna komen sedih2 lebih baek kita yakin saja bahwa itu jalan terbaek dr ALLAH.SWT buat dia, dan belum kethuan hikmahnya apa, mungkin nanti kita gak tau, insyaALLAH sepanjang kawan kau itu sabar ry, pasti ada jalannya.. banyak kok orang diswasta sana yan sukses dan mereka adalah mahasiswa STAN yang DO dulunya… dan kau benar ry, STAN bukan segala2nya, hanya salah satu jalan untuk berkarya… Bismillah, aku doakan kawan mu, amin..
October 14th, 2009 on 5:05 pm
walaupun saya bukan anak paspilo, tapi saya ikut bersimpati dengan terDOnya teman seangkatan saya itu. Temen saya 1 kelas juga ada yang terDO, tapi karena dia sudah nda niat ikut kuliah lagi. Pastinya beda banget sama yang terDO gara-gara nilai.
Semangat untuk semua, semoga itu jalan terbaik.
October 14th, 2009 on 5:56 pm
saya tahu persis perasaan ini karena juga pernah punya temen satu kampus bahkan satu angkatan yang DO dari kampus. Sempat urun rembuk sama jurusan untuk memberinya kesempatan lagi. tapi apa daya semua sudah ditetapkan.
Cuma satu hal yang kami pastikan sama kawan kami waktu itu, bahwa kami akan tetap bersahabat meski tidak lagi satu kampus. Dan alhamdulillah persahabatan itu tetap terwujud,Ia pun tetap punya masa depan yang baik.
October 14th, 2009 on 6:26 pm
Hidup adalah cobaan,…
sing sabarrrr…singg eling ka gusti Alloh…
October 14th, 2009 on 6:45 pm
hidup ituh gak asik tanpa adanya halang rinta,,
karena halang rintang itu..
sebagian dari kenikmatan yg ada di dunia..
klo lurus ajah sih……….
pasti gak ada orang susah di dunia ini
October 15th, 2009 on 12:34 am
setuju, itulah indahnya hidup. Allah menciptakan semuanya begitu sempurna. :)
October 15th, 2009 on 8:30 am
tetap semangat khan?
kata purdhi e chandra, berarti ada sesuatu yang indah dibalik itu. Kalo ujung-ujungnya di DO, berarti tuhan sedang mengarahkan kita kepada tujuan membentuk karakter seorang pengusaha yang sukses, setuju? :)
October 15th, 2009 on 7:56 pm
siiippp..memang jalan hidup tak pernah lurus…
October 15th, 2009 on 9:39 pm
kegagalan adalah sukses yang tertunda. lagipula kita juga harus husnuzon sama Allah swt. mungkin itu jalan terbaik untuk temannya kanglurik.
tetap semangat!
October 15th, 2009 on 10:23 pm
backround di home terlalu tajam, jadinya tulisannya ndak kebaca….
October 16th, 2009 on 8:28 am
memang jalan untuk sukses selalu berliku
pasti ada hikmahnya kenapa adik kelasnya DO
bisa jadi nantinya akan lebih sukses dan sukses tidak harus lewat bangku kuliah
salam kenal
October 17th, 2009 on 12:22 pm
Hidup tanpa rintangan bak sayur tanpa garam. Nggak manteb. Liku2 hidup adalah bagian dari pendewasaan.
October 17th, 2009 on 3:24 pm
Jalan tidak selalu lurus…
Tetapi kita harus hidup yang lurus-lurus.
October 18th, 2009 on 9:20 am
Wah, nyesek juga kang bacanya… Moga temen kang Lurik diberi kesabaran… Jalan sukses tetap terbuka, selalu banyak jalan menuju roma…
October 19th, 2009 on 12:55 pm
Intinya saya doakan aja temene mas dapat jalan baru yang lebih baik. Amiiin.
mase setia kawan banget, sampe nungguin pengumuman seuptodate gitu, kirain Kanglurik yg di DO.
October 20th, 2009 on 8:02 pm
MasyaAllah, bunda sampai kaget juga bacanya , dan ikut prihatin.
memang hidup tdk selalu ramah pd kita Kanglurik, namun bukan berarti segalanya jadi musnah dan kiamat.
Bunda ikut merasakan kesedihan yg dirasakan temannya Kanglurik.
Semoga Allah swt segera memberinya jalan keluar yg lebih baik, krn kita tdk pernah tahu rahasiaNYA.
Salam.
October 21st, 2009 on 6:34 am
asal ikutan belok aja pas jalannya belok, soalnya kalo ga nabrak ntar